Zayn tidak pernah membayangkan bahwa kepindahannya ke kosan murah itu akan membawa malapetaka. Pada awalnya, Zayn hanya ingin mencari tempat tinggal yang harganya terjangkau selama ia berkuliah di EN-University. Kehidupan sehari-harinya pun berjalan dengan baik, terutama karena ia menjalin persahabatan dengan penghuni kos lainnya yang begitu ramah, seperti Hessa, Zilan, Saka, Joshua, Ken, dan D…